Kategori
Cinta Jawa Tengah dan Yogyakarta

Menyediakan Rumah yang Damai dan Ceria Bagi Pertumbuhan Anak-Anak Kita, Memperingati Hari Anak Nasional 2012

terekam.blogspot.com
terekam.blogspot.com

Pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 1984 seiring dengan ditetapkannya Keppres No. 44 tahun 1984.

“Dalam rangka pembinaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak, tanggal 23 Juli ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional”, demikianlah tujuan peringatan Hari Anak Nasional. Tanggal 23 Juli diputuskan sebagai Hari Anak Nasional seturut dengan tanggal disahkannya Undang-undang Nomor 23 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979.

Peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan oleh Pemerintah bersama-sama masyarakat secara sederhana dan sebagai upaya mewujudkan perkembangan Anak Indonesia secara wajar, baik jasmani, rohani, maupun sosial. Sebagai Koordinator Peringatan HAN, ditunjuklah Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) dengan kepanitiaan bergiliran di 9 kementerian. Pada Tahun ini, Kementerian Agama mendapat giliran untuk menjadi panitia peringatan HAN 2012. Sedangkan Tema HAN 2012 yakni “Bersatu Mewujudkan Indonesia Ramah Anak” dengan sub tema “Saya Anak Indonesia Beriman, Jujur, Cerdas, Sehat, Berakhlak Mulia dan Berprestasi”.

Sumber: http://www.andriewongso.com/artikel/Peristiwa_Luar_Biasa/5514/Hari_Anak_Nasional_2012/, dengan sedikit perubahan.

Undang-undang Nomor 23 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979, dapat didownload dan dibaca di:

UU-PERLINDUNGAN-ANAK atau dari sumber awal:

(http://www.komnasperempuan.or.id/wp-content/uploads/2009/07/UU-PERLINDUNGAN-ANAK.pdf)

Semoga Bermanfaat šŸ˜‰

adis-ndis.blogspot.com
adis-ndis.blogspot.com
Iklan
Kategori
Cinta Jawa Tengah dan Yogyakarta

Salatiga Masa Kini, Menyambut HUT Salatiga ke-1262, pada Tanggal 24 Juli Tahun 2012

anagsalatiga.wordpress.com
anagsalatiga.wordpress.com

Salatiga adalah kota kecil di propinsi Jawa Tengah, mempunyai luas wilayah Ā± 56,78 kmĀ², terdiri dari 4 kecamatan, 22 kelurahan, berpenduduk 176.795 jiwa. Terletak pada jalur regional Jawa Tengah yang menghubungkan kota regional Jawa Tengah yang menghubungkan kota Semarang dan Surakarta, mempunyai ketinggan 450-800 meter dai permukaan laut dan berhawa sejuk serta dikelilingi oleh keindahan alam berupa gunung (Merbabu, Telomoyo, Gajah Mungkur).
Kota Salatiga dikenal sebagai kota pendidikan, olah raga, perdagangan, dan transit pariwisata.

KOTA PENDIDIKAN
Salatiga sebagai kota pendidikan, dikarenakan salatiga memiliki 4 perguruan tinggi, yaitu:
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMA (STIE AMA) Salatiga
Sekolah Tinggi Bahasa Asing Satya Wacana (STiBA SW)
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
UKSW dijuluki sebagai “Indonesia mini” dikarenakan mahasiswanya terdiri dari berbagai suku di Indonesia ada disana dan beragam budaya nusantara sering menjadi kegiatan rutin tahunan dilaksanakan oleh UKSW.

freelists.org
freelists.org

BANGUNAN KUNO
Sejak Jaman Belanda Kota Salatiga sudah digunakan sebagai daerah peristirahatan, karena memang salatiga berhawa sejuk, sehingga banyak bangunan kuno peninggalan belanda terdapat di Salatiga dan sampai sekarang masih berdiri kokoh. sebagai upaya dalam melestarikan bangunan tersebut, Pemerintah Kota Salatiga meanfaatkan sebagai gedung perkantoran (Kantor Walikota), Rumah Dinas CPM, dan lain-lain.

MAKANAN KHAS
Jika berkunjung ke Salatiga, jangan lupa untuk membawa buah tangan berupa makanan khas, yaitu: enting-enting gepuk, abon sapi dan masih banyak lagi. Pada sore hari, di sepanjang Jalan Jendral Sudirman terdapat wedang ronde khas Salatiga yang dapat menghangatkan badan sekaligus dapat menghilangkan masuk angin. Demikian juga bila akan ke Semarang dari arah Salatiga, disepanjang Jalan Fatmawati (Blotongan) banyak terdapat rumah makan yang menyediakan menu khas sate kambing.

TRANSIT PARIWISATA
Kota Salatiga dikenal sebagai kota transit pariwisata disamping sebagai kota pendidikan dan olah raga, karena kota Salatiga terletak di tengah-tengah kabupaten semarang dan dikelilingi Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Pegunungan Gajah Mungkur dan Gunung Ungaran, sehingga para wisatawan domestik diharapkan akan singgah di Salatiga.

OLAH RAGA
Kota Salatiga dikenal juga sebagai Kota Olah Raga, hal ini dibuktikan dengan seringnya atlet-atlet Salatiga mendominasi kejuaraan baik tingkat nasional maupun internasional.

Bambang Pamungkas
Bambang Pamungkas

DIKUTIP SECALA LANGSUNG SESUAI DENGAN ASLINYA DAN TANPA PERUBAHAN DARI: http://www.pemkot-salatiga.go.id/TentangSelayangPandang.php, 20 JULI 2012

 

Kategori
Cinta Jawa Tengah dan Yogyakarta

Salatiga Masa Kolonial, Menyambut HUT Salatiga ke-1262, pada Tanggal 24 Juli Tahun 2012

Fort de Hersteller salatiga.nl
Fort de Hersteller salatiga.nl

Kota Salatiga yang secara geografis berada di tengah-tengah kawasan segitiga kota besar dengan sebutan “Joglo Semar” (Yogyakarta, Solo dan Semarang) menjadi anggota jaringan Kota Pusaka di Indonesia. Kota Yang secara administratif berada di Propinsi Jawa Tengah ini memiliki berbagai peninggalan bangunan-bangunan bersejarah, seperti gedung Kantor Walikota, Rumah Dinas Walikota, gedung Detasemen Perhubungan Korem 073 Makutarama, Gedung Satlantas Polres Salatiga, dan masih banyak lagi gedung peninggalan bersejarah lainnya.

Jika kita melihat kondisi peninggalan bangunan-bangunan sejarah yang ada, Salatiga jelas memiliki potensi yang strategis dalam hal perjuangan pada masa kolonial. Salatiga sangatlah erat hubungannya dengan Keraton Kartasura, sehingga Salatiga juga memiliki peranan penting dalam hal perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa benteng Salatiga diduduki oleh Pasukan Kartasura, dibawah pimpinan Patih Pringgalaya. Namun tidak beberapa lama pasukan dimaksud di tarik ke Kartasura untuk membendung bala tentara Kompeni yang mengancam Keraton Kartasura. Sebagai gantinya Salatiga di pertahankan oleh satu detasemen Laskar Cina yang didatangkan dari Semarang.

Sumber: http://hatiberiman.pemkot-salatiga.go.id/new/

Wilayah Salatiga

Pada zaman penjajahan Belanda telah cukup jelas batas dan status Kota Salatiga, berdasarkan Staatblad 1917 No. 266 mulai 1 Juli 1917 didirikan Stood Gemente Salatiga yang daerahnya terdiri dari 8 desa. karena dukungan faktor geografis, udara sejuk dan letaknya sangat strategis, maka Salatiga cukup dikenal keindahannya di masa penjajahan Belanda.

Sumber: http://www.pemkot-salatiga.go.id/TentangSejarah.php

Akhir Pemberontakan Mas Said

Sesuai isi Perjanjian Giyanti, Mas Said pun menjadi musuh bersama VOC, Pakubuwana III, dan Hamengkubuwana I. Mas Said yang mulai terdesak akhirnya bersedia berunding dengan VOC sejak 1756.

Puncaknya, pada bulan Maret 1757 Mas Said menyatakan kesetiaan terhadap VOC, Surakarta, dan Yogyakarta melalui Perjanjian Salatiga. Sejak itu, Mas Said bergelar Mangkunegara I. Daerah kekuasaannya bernama Mangkunegaran, yaitu sebidang tanah pemberian Pakubuwana III yang berada di dalam wilayah Surakarta. Sisa-sisa Pemberontak Setelah tahun 1757 suasana Pulau Jawa masih panas karena masih ada pemberontakan namun sifatnya relatif kecil. Pemberontakan ini dipimpin oleh Pangeran Singosari, paman Pakubuwana III dan berpusat di Jawa Timur.

Sumber: http://pt.rodovid.org/wk/Especial:ChartInventory/599704

Perjuangan Kiai Mojo

Pada tanggal 31 oktober 1828 perundingan berlangsung di Mlangi antara Kiai Mojo dengan delegasi Belanda di bawah pimpinan Letnan Kolonel Wiranegara, komandan pasukan kraton Yogyakarta. Perundingan dengan pengawalan yang ketat oleh pasukan Betanda, berakhir gagal. Perundingan kedua dilanjutkan lagi pada tanggal 5 Nopember 1828, dengan pengawalan ketat oleh pasukan Belanda di bawah pimpinan Letnan Kolonel Le Bron de Vexela; juga berakhir dengan kegagalan. Ketika perundingan gagal, Kiai Mojo beserta pasukannya kembali ke tempat semula, tetapi senantissa diikuti oleh pasukan Letnan Kolonel Le Bron de Vexela. Dengan tiba-tiba pasukan Le Bron menyerang pasukan Kiai Mojo, tetapi gagal karena semua prajurit Kiai Mojo telah siap mati syahid. Letnan Kolonel Le Pron tak kehabisan akal untuk dapat menangkap Kiai Mojo. Tipu muslihat yang licik dan keji dipergunakan oleh Le Bron dengan mengajak berpura-pura untuk melanjutkan perundingan di Klaten. Kiai Mojo dengan pasukannya menyetujui tawaran ini. Kiai Mojo dengan pasukannya memasuki kota Klaten dengan nyanyian-nyanyian agama seolah-olah sebuah pasukan yang menang perang dari medan pertempuran.

Setelah sampai Klaten, Kiai Mojo diajak oleh Letnan Kolonel Le Bron de Vexela masuk ke sebuah gedung, sedangkan pssukannya beristirahat di luar. Dengan serta-merta Kiai Mojo ditangkap dan pasukannya yang sedang lengah disergap oleh pasukan Belanda yang lebih besar dan kuat persenjataannya. Dalam kondisi tak berdaya, Kiai Mojo beserta pasukannya tertangkap dan tertawan; tidak kurang dari 50 pucuk senapan dan 300 buah tombak yang dapat dilucuti dari pasukan Kiai Mojo. Bersamanya tertangkap pula para ulama yang turut menjadi pimpinan pasukan di medan perĀ¬tempuran, seperti antara lain Kiai Tuku Mojo, Kiai Badren, Kiai Kasan Basari. Kiai Mojo beserta stafnya dibawa ke Surakarta; dari sana terus ke Salatiga tempat kediaman Jenderal De Kock. Dari Salatiga Kiai Mojo dengan teman-temannya dibawa ke Semarang untuk kemudian dikirim ke Batavia. Tertangkapnya Kiai Mojo dan stafnya diperĀ¬gunakan sebaik-baiknya untuk bisa membujuk pasukan Diponegoro yang lainnya, yang masih melakukan perang gerilya. Pada awal Januari 1829, Komisaris Jenderal Du Bus telah mengirimkan Kapten Roeps dan seorang staf Kiai Mojo untuk mengadakan perundingan dengan Diponegoro di markas besarnya di Pengasih. Pada akhir Januari 1829 mereka dapat di terima di markas perĀ¬juangan Diponegoro dan pembicaraan dimulai antara delegasi Belanda dengan delegasi Diponegoro. Tetapi di saat pembicaraan sedang berlangsung, tiba-tiba terĀ¬dengar suara dentuman meriam dari pasukan Belanda yang dipimpin oleh Mayor Bauer. Mendengar letusan meriam, serentak pasukan Diponegoro mau membunuh delegasi Belanda yang sedang berada di tengah-tengah meja perundingan. Berkat kebijaksanaan Alibasah (Sentot) delegasi Belanda itu dapat selamat dan meĀ¬merintahkan agar pasukan Belanda mengundurkan diri, jika jiwa para delegasi Belanda ingin selamat.

Sumber: http://pt.rodovid.org/wk/Especial:ChartInventory/599704

Afdeling Salatiga

Ketika sistem tanam paksa diperkenalkan pada tahun 1830 maka VOC menjadikan Salatiga sebagai salah satu pusat kegiatan penanaman kopi. Pada tahun 1900 di wilayah Afdeeling Salatiga hanya terdapat 32 perkebunan swasta namun 20 tahun kemudian meningkat menjadi 81 perkebunan swasta. Kondisi tersebut yang menjadikan Salatiga sebagai kota yang paling banyak dihuni orang Belanda dan kulit putih lainnya, yang pada umumnya mereka bekerja sebagai pegawai pemerintah, guru, dan pegawai di perkebunan. Hal tersebut mendapat perhatian dari pemerintah Hindia Belanda sehingga pada tanggal 25 Juni 1917 Gubernur Jenderal Hindia Belanda mengeluarkan Staatsblad (lembaran Negara) No. 266 tahun 1917 bahwa mulai 1 Juli 1917 Salatiga menjadi daerah otonom dengan sebutan ā€œde gemeente Salatigaā€ (Kotapraja Salatiga) yang daerahnya terdiri dari 8 desa dengan seorang ā€œburgemeesterā€ (walikota) sebagai pemimpinnya yang dibantu oleh ā€œgemeenteraadā€ (Supangkat, 2007).

Supangkat, Eddy, 2007, Salatiga Sketsa Kota Lama, Salatiga: Griya Media.

Kategori
Cinta Jawa Tengah dan Yogyakarta

Salatiga Masa Lampau, Menyambut HUT Salatiga ke-1262, pada Tanggal 24 Juli Tahun 2012

“Ada beberapa sumber yang dijadikan dasar untuk mengungkapkan asal-usul Salatiga, yaitu yang berasal dari cerita rakyat, prasasti, maupun penelitian dan kajian yang cukup detail. Dari beberapa sumber tersebut Prasasti Plumpungan-lah yang dijadikan dasar asal-usul Kota Salatiga. Berdasarkan prasasti ini Hari Jadi Kota Salatiga dibakukan, yakni tanggal 24 Juli tahun 750 Masehi ditetapkan dengan Peraturan Daerah Tingkat II Nomor 15 Tahun 1995 Tentang Hari Jadi Kota Salatiga.

Cikal bakal lahirnya Salatiga tertulis dalam batu besar berjenis andesit berukuran panjang 170cm, lebar 160cm dengan garis lingkar 5 meter yang selanjutnya disebut prasasti Plumpungan.

salatiga.nl
salatiga.nl
wisatacandi.wordpress.com
wisatacandi.wordpress.com

Berdasarkan Prasasti yang berada di Dukuh Plumpungan, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo itu, maka Salatiga sudah ada sejak tahun 750 Masehi, yang ada pada saat itu merupakan wilayah Perdikan. Sejarahwan yang sekaligus ahli Epigraf Dr. J. G. de Casparis mengalihkan tulisan tersebut secara lengkap yang selanjutnya disempurnakan oleh Prof. Dr. R. Ng Poerbatjaraka.

Prasasti Plumpungan berisi ketetapan hukum tentang status tanah perdikan atau swatantra bagi suatu daerah yang ketika itu bernama Hampra, yanng kini bernama Salatiga. Pemberian perdikan tersebut merupakan hal yang istimewa pada masa itu oleh seorang raja dan tidak setiap daerah kekuasaan bisa dijadikan daerah Perdikan.
Perdikan berarti suatu daerah dalam kerajaan tertentu yang dibebaskan dari segala kewajiban pembayaran pajak atau upeti karena memiliki kekhususan tertentu. Dasar pemberian daerah perdikan itu diberikan kepada desa atau daerah yang benar-benar berjasa kepada seorang raja.

Prasasti yang diperkirakan dibuat pada Jumat, 24 Juli tahun 750 Masehi itu, ditulis oleh seorang Citraleka, yang sekarang dikenal dengan sebutan penulis atau pujangga, dibantu oleh sejumlah pendeta atau resi dan ditulis dalam bahasa jawa kuno: “Srir Astu Swasti Prajabyah” yang berarti “Semoga Bahagia, Selamatlah Rakyat Sekalian“.
Sejarahwan memperkirakan, bahwa masyarakat Hampra telah berjasa kepada Raja Bhanu yang merupakan seorang raja besar dan sangat memperhatikan rakyatnya, yang memiliki daerah kekuasaan meliputi sekitar Salatiga, Kabupaten Semarang, Ambarawa, dan Kabupaten Boyolali. Penetapan di dalam prasasti itu merupakan titik tolak berdirinya daerah Hampra secara resmi sebagai daerah Perdikan dan dicatat dalam prasasti Plumpungan. Atas dasar catatan prasasti itulah dan dikuatkan dengan Perda No. 15 tahun 1995 maka ditetapkan Hari Jadi Kota Salatiga jatuh pada tanggal 24 Juli.”

DIKUTIP SECALA LANGSUNG SESUAI DENGAN ASLINYA DAN TANPA PERUBAHAN DARI: http://www.pemkot-salatiga.go.id/TentangSejarah.php, 20 JULI 2012

Kategori
Asik Ragam Rumah Idamanku

Sebuah Pengenalan Tentang Indoor Air Quality (Kualitas Udara Ruangan)

Meningkatkan Kualitas Udara Dalam Ruangan

blog.wellsfargo.com
blog.wellsfargo.com

Informasi yang diberikan di sini adalah berdasarkan pemahaman ilmiah dan teknis saat ini isu yang disajikan dan mencerminkan batas-batas yurisdiksi yang ditetapkan oleh undang-undang yang mengatur co-authoring lembaga. Mengikuti saran yang diberikan tidak akan selalu memberikan perlindungan lengkap dalam semua situasi atau terhadap semua bahaya kesehatan yang mungkin disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan.

Ada tiga strategi dasar untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, yakni:

1. Kontrol Sumber Polusi
2. Peningkatan Ventilasi, dan
3. Air pembersih

Kontrol Sumber Polusi

Biasanya cara yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan adalah untuk menghilangkan sumber polusi atau individu untuk mengurangi emisi mereka. Beberapa sumber, seperti yang mengandung asbes, dapat tertutup atau tertutup, yang lain, seperti kompor gas, dapat disesuaikan untuk mengurangi jumlah emisi. Dalam banyak kasus, kontrol sumber juga merupakan pendekatan yang lebih hemat untuk melindungi kualitas udara dalam ruangan dari ventilasi meningkat karena peningkatan ventilasi dapat meningkatkan biaya energi.

Optimasi Ventilasi

Untuk masalah kualitas udara dalam ruangan yang paling di rumah, kontrol sumber adalah solusi yang paling efektif.

Zeospot.com
Zeospot.com

Pendekatan lain untuk menurunkan konsentrasi polutan udara dalam ruangan di rumah Anda adalah untuk meningkatkan jumlah udara luar ruangan mendatang. Kebanyakan rumah sistem pemanas dan pendingin, termasuk sistem pemanas udara paksa, jangan mekanis membawa angin segar ke dalam rumah. Membuka jendela dan pintu, operasi penggemar jendela atau atap, bila cuaca memungkinkan, atau menjalankan AC jendela dengan kontrol ventilasi terbuka meningkatkan tingkat ventilasi terbuka. Lokal kamar mandi atau dapur penggemar yang luar knalpot menghilangkan kontaminan langsung dari ruangan tempat kipas berada dan juga meningkatkan laju ventilasi udara luar ruangan.

totalcomfor-hvac.com
totalcomfor-hvac.com

Hal ini terutama penting untuk karena banyak langkah-langkah ini mungkin sementara Anda terlibat dalam kegiatan jangka pendek yang dapat menghasilkan tingkat tinggi polutan – misalnya, lukisan, cat pengupasan, pemanasan dengan pemanas minyak tanah, memasak, atau terlibat dalam pemeliharaan dan hobi kegiatan seperti pengelasan, pematrian, atau pengamplasan. Anda mungkin juga memilih untuk melakukan beberapa kegiatan di luar ruangan, jika Anda bisa dan jika cuaca memungkinkan.

Desain Advanced rumah baru mulai fitur sistem mekanis yang membawa udara luar ke dalam rumah. Beberapa dari desain ini termasuk hemat energi ventilator kembali panas (juga dikenal sebagai udara-ke-udara penukar panas). Untuk informasi lebih lanjut tentang udara-ke-udara penukar panas, lihat Dept AS Savers Energy Energi: Sistem Pompa Panas

Air Cleaners

Ada banyak jenis dan ukuran pembersih udara di pasar, mulai dari yang relatif murah atas meja model untuk seluruh canggih dan mahal-rumah sistem. Beberapa pembersih udara sangat efektif penghapusan partikel, sementara yang lain, termasuk sebagian atas meja model, jauh lebih begitu. Pembersih udara umumnya tidak dirancang untuk menghilangkan polutan gas.

Sansevieria - mrsmartinezravesandrants.blogspot.com
Sansevieria – mrsmartinezravesandrants.blogspot

Efektivitas pembersih udara tergantung pada seberapa baik mengumpulkan polutan dari udara dalam ruangan (dinyatakan sebagai tingkat efisiensi persentase) dan berapa banyak udara ia menarik melalui elemen pembersih atau penyaringan (dalam kaki kubik per menit). Seorang kolektor yang sangat efisien dengan tingkat sirkulasi udara rendah tidak akan efektif, tidak akan bersih dengan tingkat sirkulasi udara tinggi tetapi kolektor kurang efisien. Kinerja jangka panjang dari setiap udara bersih tergantung pada pemeliharaan sesuai dengan petunjuk dari produsen.

Faktor penting dalam menentukan efektivitas pembersih udara adalah kekuatan dari sumber polutan. Tabel-top pembersih udara, khususnya, mungkin tidak menghapus jumlah yang memuaskan polutan dari sumber terdekat kuat. Orang dengan kepekaan terhadap sumber tertentu mungkin menemukan bahwa pembersih udara sangat membantu hanya dalam hubungannya dengan upaya bersama untuk menghapus sumber.

Selama beberapa tahun terakhir, telah ada beberapa publikasi menunjukkan bahwa tanaman hias telah terbukti mengurangi tingkat beberapa bahan kimia dalam percobaan laboratorium. Saat ini tidak ada bukti, bagaimanapun, bahwa sejumlah wajar houseplants menghapus jumlah yang signifikan dari polutan di rumah dan kantor. Tanaman hias dalam ruangan tidak harus diairi karena tanah yang terlalu lembab dapat mempromosikan pertumbuhan mikroorganisme yang dapat mempengaruhi individu alergi.

Saat ini, EPA tidak menyarankan menggunakan pembersih udara untuk menurunkan kadar radon dan hasil peluruhan tersebut. Efektivitas perangkat ini tidak pasti karena mereka hanya sebagian menghapus produk radon pembusukan dan tidak mengurangi jumlah radon memasuki rumah. EPA berencana untuk melakukan penelitian tambahan pada apakah pembersih udara, atau bisa menjadi, sarana yang dapat diandalkan untuk mengurangi risiko kesehatan dari radon.

evergreennursery.com
evergreennursery.com

Informasi Tambahan:

Informasi dasar tentang Polutan dan Sumber Polusi Udara Ruangan antara lain:

 

Artikel ini diterjemahkan menggunakan google translate dari: http://www.epa.gov/iaq/is-imprv.html#Additional%20Resources, milik United States Environmental Protection Agency, 19 Juni 2012

Kategori
Cinta Jawa Tengah dan Yogyakarta

Kode POS Kecamatan dan Kelurahan di Kota Salatiga

Kota Salatiga, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berbatasan sepenuhnya dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah selatan Kota Semarang atau 52 km sebelah utara Kota Surakarta, dan berada di jalan negara yang menghubungan Semarang-Surakarta. Salatiga terdiri atas 4 kecamatan, yakni Argomulyo, Tingkir, Sidomukti, dan Sidorejo. Kota ini berada di lereng timur Gunung Merbabu, sehingga membuat kota ini berudara cukup sejuk.

DAFTAR KODE POS KECAMATAN DAN KELURAHAN DI KOTA SALATIGA

No. Kota/ Kabupaten Kecamatan Kode Pos Jumlah Desa/ Kelurahan
1 Kota Salatiga Tingkir 50741 hingga 50746 6
Gendongan 50743
Kalibening 50744
Kutowinangun 50742
Sidorejo Kidul 50741
Tingkir Lor 50746
Tingkir Tengah 50745
2 Kota Salatiga Sidorejo 50711 hingga 50716 6
Blotongan 50715
Bugel 50713
Kauman Kidul 50712
Pulutan 50716
Salatiga 50711
Sidorejo Lor 50714
3 Kota Salatiga Sidomukti 50721 hingga 50724 4
Dukuh 50722
Kalicacing 50724
Kecandran 50723
Mangunsari 50721
4 Kota Salatiga Argomulyo 50732 hingga 50736 6
Cebongan 50736
Kumpulrejo 50734
Ledok 50732
Noborejo 50736
Randuacir 50735
Tegalrejo 50733

Sumber:

http://kodepos.nomor.net/_kodepos.php?_i=kecamatan-kodepos&daerah=Kota&jobs=Salatiga&perhal=60&sby=000000&asc=011000&urut=5

http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Salatiga