Contoh situasi hukum jual beli tanah waris (Hasil Konsultasi dengan Notaris PPAT)

Saya berkonsultasi di notaris untuk suatu situasi hukum jual beli tanah waris.

Si A memiliki Tanah W yang telah bersertifikat Hak Milik.

Si A memiliki dua orang anak, kita sebut Si B dan Si C.

Si A meninggal dunia dan belum membuat surat waris atas Tanah W.

Setelah Si A meninggal dunia, Si B menjual Tanah W ke  Si D.

Penjualan tersebut hanya menggunakan kuitansi jual beli dan tidak diikuti dengan balik nama Sertifikat di Notaris.

Hingga saat ini Tanah W masih Hak Milik atas nama Si A.

Setelah beberapa saat, Si D berencana menjual Tanah W kepada saya.

Saya lalu bertanya kepada Notaris PPAT bagaimana prosedur yang harus ditempuh.

Notaris PPAT menjawab:

  1. Proses Waris dari Si A ke kedua anak, yakni Si B dan Si C.
  2. Proses Waris tunggal dari Si A ke Si B dengan diketahui Si C.
  3. Jual Beli dari si B ke Si D.
  4. Jual Beli dari si D ke Saya.

Kisaran harga tanah dapat di cek di NPWP dan di Peta Zona Nilai Tanah ( http://peta.bpn.go.id/ ).

Pajak Jual adalah 2.5 % dari Nilai Tanah dan masuk ke laporan pajak tahunan penjual.

Pajak Beli adalah 5 % dari Nilai Tanah dan masuk ke laporan pajak tahunan penjual.

Fee notaris sekitar 1-3% dari nilai Tanah, tergantung tingkat kesulitan proses.

OK Sukses selalu.

propertysaviour.co.uk

propertysaviour.co.uk

Iklan

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s